Apa itu millet?
Millet adalah salah satu biji-bijian tertua yang dibudidayakan di dunia dan telah ditanam di seluruh Afrika dan Asia Tenggara selama ribuan tahun. Saat ini, ini adalah salah satu sereal terpenting dan merupakan tanaman pokok bagi manusia dan hewan.
Butir bulat kecil sangat penting karena kuat dan mudah disimpan selama bertahun-tahun tanpa kerusakan akibat serangga.
Varietas mutiara, jari, proso, dan sorgum tersedia di AS, dan semuanya kaya akan vitamin dan mineral.
Butir Millet
Meskipun biji-bijian millet bervariasi dalam ukuran dan warna, semuanya merupakan bagian dari keluarga rumput, yang juga mencakup gandum, beras, dan jelai. Millet juga memiliki dua kategori: besar (mayor) dan kecil (minor).
Millet besar:
- Mutiara adalah jenis millet yang paling umum dan biasanya berwarna putih, kuning, abu-abu, atau bahkan ungu. Butirnya termasuk yang terbesar dengan ukuran sekitar 3-5 milimeter.
- Sorgumjawawut memiliki beberapa corak, antara lain putih, kuning, dan merah, dan biasanya berukuran sekitar 4-6 milimeter.
- Jari (ragi) hampir selalu berwarna coklat, dan ukurannya kecil, hanya 1-2 milimeter per butir.
- Buntut rubah butirannya panjangnya sekitar 2-3 milimeter, dan warnanya bisa berkisar dari merah dan hitam hingga putih atau kuning.
- Jawawut butiran millet memiliki panjang sekitar 3 milimeter dengan garis-garis sepanjangnya. Mereka bisa berwarna putih, kuning, atau coklat.
millet kecil:
- Kecil butiran millet memiliki panjang sekitar 2-3 milimeter, dan warnanya abu-abu dan putih.
- Barnyard millet juga hadir dalam warna abu-abu dan putih, dan panjangnya sekitar 3 milimeter.
- Kode butirannya bervariasi dari kehitaman hingga coklat tua, dan panjang butirannya sekitar 3-4 milimeter.
- puncak coklat butirannya berwarna coklat kecokelatan sampai putih dan panjangnya sekitar 4-5 milimeter.
Manfaat Jawawut
Millet kaya akan niasin, yang penting untuk kesehatan kulit dan fungsi organ. Ia juga mengandung beta-karoten, terutama biji-bijian berwarna gelap, yang diubah menjadi vitamin A, membantu tubuh melawan radikal bebas, dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Millet juga memiliki manfaat kesehatan lainnya:
Mengontrol gula darah
Millet adalah makanan dengan indeks glikemik (GI) rendah dan dapat membantu menjaga agar gula darah Anda tidak melonjak setelah Anda makan. Mereka mengandung karbohidrat kita tidak mencerna makanan yang membantu mengontrol gula darah, ditambah serat, dan polisakarida non-tepung, jadi millet adalah biji-bijian yang baik, terutama jika Anda menderita diabetes tipe 2.
Meningkatkan kesehatan pencernaan
Millet kaya akan serat makanan, baik yang larut maupun tidak larut. Serat tidak larut adalah prebiotik, yang berarti mendukung bakteri baik di usus Anda. Serat juga menambah jumlah kotoran, membantu Anda tetap teratur dan mengurangi risiko kanker usus besar.
Melindungi hatimu
Millet kaya akan serat larut, yang memerangkap lemak di usus dan dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Itu dapat membantu mengurangi peluang Anda aterosklerosis, atau penyakit jantung. Millet juga merupakan sumber magnesium yang baik, yang dapat mencegah gagal jantung.
Mempromosikan anti-penuaan
Cara tubuh Anda memetabolisme gula merupakan faktor utama dalam penuaan Anda. Millet kaya akan tanin, fitat, dan fenol yang membantu melindungi sel Anda dari kerusakan dan potensi penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Membangun sel-sel sehat
Finger millet adalah sumber vitamin B yang sangat baik, yang berperan dalam segala hal mulai dari fungsi otak hingga pembelahan sel yang sehat. Anda membutuhkan vitamin B9, juga dikenal sebagai folat, untuk menghasilkan sel darah merah yang sehat.
Xiaomi 2,5kg
Nutrisi Millet
Millet kaya akan protein dan kalsium serta memiliki lebih banyak asam amino esensial dibandingkan kebanyakan sereal lainnya.
Ini juga merupakan sumber yang bagus untuk:
- vitamin A
- Vitamin B
- Fosfor
- Kalium
- Antioksidan
- Niasin
- Besi
Nutrisi per porsi
Seperempat cangkir millet kering mengandung:
- Kalori: 189
- Protein: 5,5 gram
- Lemak: 2 gram
- Karbohidrat: 36,5 gram
- Serat: 4,25 gram
- Gula: Kurang dari 1 gram
- Natrium: 2,5 miligram
Ukuran porsi
Seperti biji-bijian lainnya, seperti gandum atau jagung, millet bukanlah makanan rendah kalori, jadi makanlah secukupnya. Satu porsi millet matang kira-kira 1 cangkir. Millet mengembang saat dimasak, jadi perhatikan seberapa banyak Anda menyajikannya.
Cara Memasak Jawawut
Anda bisa membeli millet di toko kelontong, toko makanan kesehatan, dan online. Itu dijual kering, kembung, atau digiling sebagai tepung.
Millet kering bisa dimasak seperti couscous atau quinoa. Tepung millet adalah pengganti tepung gandum utuh yang baik. Anda bisa memakan millet kembung sebagai camilan atau menggunakannya sebagai pengganti sereal beras kembung.
Untuk memasak millet, campurkan 2 gelas air dan 1 cangkir millet ke dalam panci sedang. Didihkan campuran, lalu kecilkan api dan biarkan mendidih dengan tutup selama sekitar 15 menit (atau sampai millet menyerap sebagian besar air). Angkat panci dari atas api dan diamkan selama 10 menit dengan tutupnya tertutup sampai millet menyerap sisa cairan.
Rendam biji-bijian dalam air selama beberapa jam sebelum dimasak. Ini akan membantu mengurangi sebagian butiran asam fitat, yang dapat membuat Anda kurang mampu menyerap beberapa nutrisi. Untuk rasa yang lebih pedas, panggang millet di dalam panci selama beberapa menit sebelum Anda memasaknya.
Cobalah ide berikut untuk menambahkan millet ke dalam makanan Anda:
- Panggang roti dengan tepung millet.
- Cobalah risotto millet dan jamur.
- Gunakan millet sebagai isian terong isi.
- Campurkan tepung millet ke dalam wafel.
- Camilan millet kembung sebagai gantinya jagung meletus.
- Tambahkan millet panggang untuk kerenyahan pada salad Anda.
- Buat kari atau rebusan millet.
