Millet & Manfaat Kesehatannya
Penelitian baru telah menjelaskan potensi penggunaan millet dalam diet terapeutik. Millet juga mengandung beberapa fitokimia bioaktif termasuk feraxan, lignan, ß-glukan, inulin, pati resisten, sterol dan senyawa fenolik (misalnya asam ferulic, asam caffeic dan quercetin). Penelitian telah mendukung peran polifenol dalam aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antivirus, dan pelindung saraf, yang terbukti bermanfaat melawan penyakit kardiovaskular, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit inflamasi, sindrom metabolik. Inilah bagaimana millet dapat menjadi terapi untuk penyakit gaya hidup tertentu.
Lihat Lebih Banyak