bahasa Indonesia
Pada tahun 1985, Pekerjaan Lokomotif Datong menyadari bahwa lokomotif listrik merupakan arah pengembangan penting industri lokomotif kereta api dan kereta api Tiongkok di masa depan, dan mengemukakan gagasan tata letak produksi "Nanzhu (Pekerjaan Lokomotif Listrik Zhuzhou) dan Pekerjaan Lokomotif Datong".
Rincian Produk
Pada tahun 1985, Pekerjaan Lokomotif Datong menyadari bahwa lokomotif listrik merupakan arah pengembangan penting industri lokomotif kereta api dan kereta api Tiongkok di masa depan, dan mengemukakan gagasan tata letak produksi "Nanzhu (Pekerjaan Lokomotif Listrik Zhuzhou) dan Pekerjaan Lokomotif Datong". Pada bulan Oktober 1989, Kementerian Perkeretaapian secara resmi menyetujui rencana Pekerjaan Lokomotif Datong untuk beralih ke lokomotif listrik. Pada tanggal 15 September 1990, uji coba lokomotif listrik Shaoshan 3 pertama yang diproduksi oleh Datong Locomotive Works selesai sesuai dengan gambar Zhuzhou Works. Pada tahun 1992, lokomotif listrik Shaoshan 7 pertama yang dikembangkan oleh Datong Locomotive Works lulus uji penerimaan. Selanjutnya, lokomotif listrik angkutan berat Shaoshan 7B beban gandar seberat 25 ton dan lokomotif listrik penumpang cepat Shaoshan 7C dan Shaoshan 7D dikembangkan secara berturut-turut, yang menjadikan lokomotif listrik Shaoshan 7 berseri. Lokomotif Shaoshan 7C, Shaoshan 7D dan Shaoshan 7E berturut-turut menjadi lokomotif utama peningkatan kecepatan ketiga, keempat dan kelima China Railway. Pada bulan Juni 1999, Pekerjaan Lokomotif Datong menghentikan produksi lokomotif diesel, dan menjadi pabrik profesional yang hanya memproduksi lokomotif listrik.
Produk-produk terkait
Pada tahun 1985, Pekerjaan Lokomotif Datong menyadari bahwa lokomotif listrik merupakan arah pengembangan penting industri lokomotif kereta api dan kereta api Tiongkok di masa depan, dan mengemukakan gagasan tata letak produksi "Nanzhu (Pekerjaan Lokomotif Listrik Zhuzhou) dan Pekerjaan Lokomotif Datong".
Lokomotif listrik Shaoshan Tipe 3 adalah lokomotif penumpang dan kargo 6 gandar generasi kedua di negara saya. Lokomotif ini mengadopsi rektifikasi gelombang penuh tipe jembatan dan mewujudkan regulasi tegangan halus yang dikontrol fase thyristor. Lokomotif ini mengadopsi sistem tegangan AC 25kV 50Hz satu fasa dan memiliki kecepatan operasi maksimum 100km/jam.
Lokomotif listrik tugas berat tetap SS3B merupakan lokomotif listrik angkutan barang dengan 12 gandar. Terdiri dari dua lokomotif identik 6 gandar yang dihubungkan oleh coupler dan kaca depan. Kedua bagian tersebut dilengkapi dengan konektor tegangan tinggi sistem kelistrikan, kabel kontrol, dan pelindung jaringan. Saluran kendali sistem saluran dan udara. Seluruh kendaraan dapat dikendalikan secara serempak dari kabin mana pun. Lokomotif ini mengadopsi sistem frekuensi daya satu fasa, tegangan 25kV, transmisi AC-DC, dan kecepatan operasi maksimum lokomotif adalah 100km/jam.
Lokomotif listrik Shaoshan 4 yang ditingkatkan merupakan lokomotif barang dengan 8 gandar. Lokomotif ini terdiri dari dua lokomotif identik berporos empat yang dihubungkan dengan coupler dan kaca depan. Kedua bengkel tersebut dilengkapi dengan konektor tegangan tinggi untuk sistem kelistrikan, kabel kendali penyambungan kembali, dan saluran kendali sistem rem udara. Seluruh kendaraan dapat dikontrol secara serempak dari kabin pengemudi salah satu kendaraan. Kedua lokomotif tersebut juga dapat dipisahkan dan digunakan secara terpisah sebagai lokomotif empat gandar.